BSMI DIY Kembali Kirim Relawan ke Sumatera, Bangun 8 Titik Sumur Bor di Aceh Tamiang

by bsmi / 26 Jan, 2026

Aceh Tamiang — Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mengirimkan relawan kemanusiaan ke wilayah Sumatera dengan fokus pada pembangunan delapan titik sumur bor untuk masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.

Program sumur bor ini menyasar kebutuhan air bersih warga, tempat ibadah, serta pesantren yang hingga kini masih mengalami keterbatasan akses air bersih pascabencana. Kehadiran relawan BSMI DIY diharapkan dapat membantu pemulihan kondisi masyarakat secara berkelanjutan.

Ketua BSMI DIY, dr. Nurhidayat Nugroho, Sp.Rad, menyampaikan bahwa air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat dibutuhkan masyarakat pascabencana.

“BSMI DIY memfokuskan pengiriman relawan kali ini pada pembangunan delapan titik sumur bor agar masyarakat, termasuk tempat ibadah dan pesantren, memiliki akses air bersih yang layak dan berkelanjutan,” ujar dr. Nurhidayat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPN BSMI, Muhamad Rudi, menegaskan bahwa pembangunan sumur bor merupakan bagian dari komitmen BSMI dalam memberikan bantuan kemanusiaan yang menyeluruh.

“BSMI tidak hanya bergerak di bidang medis, tetapi juga pada berbagai jenis bantuan lain yang dibutuhkan masyarakat, seperti penyediaan air bersih, logistik, dan penguatan fasilitas sosial, khususnya di wilayah Sumatera yang terdampak bencana,” jelasnya.

Muhamad Rudi juga menambahkan bahwa hingga saat ini Klinik PPKR BSMI Aceh Tamiang telah beroperasi secara gratis, melayani para penyintas banjir dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari respon kemanusiaan berkelanjutan BSMI.

Melalui program ini, BSMI berharap kehadiran relawan dan pembangunan sumur bor dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Tamiang serta memperkuat ketahanan warga dalam menghadapi dampak bencana ke depan.

BSMI mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendoakan agar seluruh rangkaian kegiatan kemanusiaan ini berjalan lancar dan membawa kebaikan bagi masyarakat Aceh Tamiang.